Selasa, 16 Februari 2016

Pandai berkata? Pandai Ilmu?

Aahhh.. ~~
Kehidupan memang seperti ini. Bagaimana seseorang bisa bertahan karena tingkat pengaruhnya ke orang lain. Pandai berkata? Pandai ilmu? Pandai mengatur sitkon? Itulah yang bisa mempengaruhi. Orang-orang dengan kriteria tersebut laksana orang-orang dengan “gaya teratas” dengan kepiawaiannya menyuarakan pendapat. Segala kata yang meyakinkan orang-orang lawan bicaranya dengan sekejap mata. Hanya 1 yang dituju yakni memenangkan forum.

Lalu? Orang-orang lawan bicaranya yang di sekitar hanya terdiam??? Ya.. Mereka hanya termangu mendengarkan. Ingin menyuarakan namun ada rasa takut akan pendapat yang salah. Ada getir yang terbersit dalam diri tidak bisa mengimbangi pendapat “orang-orang atas” tersebut. Ada juga yang malu karena kalah pamor, kekuasaan, ketampanan, kekayaan ataupun yang lainnya. Akhirnya, mereka seperti terbodohi.. terkalahkan… terasingkan.. dan tidak punya tingkat pengaruh yang sepadan.


Hhmm.. memang kehidupan seperti ini. Kepandaian akan segala ilmu sangat dipertaruhkan untuk hidup. Hidup dengan segala kehidupan. Kehidupan yang sebenarya. Jika kau tidak pandai berkata? Tidak pandai menyuarakan ilmu? Kau akan mati. Terkalahkan. Tidak berdaya atas semua kondisi yang menimpa. Pun sama jika kau pandai semua namun tak ada keberanian untuk menyuarakan. Kau akan kesulitan untuk bernafas. Bahkan hanya bergerakpun kau tak akan mampu.

Cobalah berkata kawan… Kehidupan memang ada dengan segala corak lukisan. Terkadang indah namun tidak jarang akan menyakitkan. Semuanya tak perlu dilawan. Hanya cukup busungkan dada untuk tetap laksanakan. Apa yang kehidupan perintahkan dan larangkan. Semuanya… cobalah untuk menguatkan.

Carilah ilmu sebanyak mungkin yang kau bisa. Dengan begitu kau akan menang dan tersenyum bahagia. Setidaknya agar bisa hidup dengan tenang. Yakinlah bahwa esok ceria kan datang. Menyambut dan mengiringmu menuju ranah abadi yang telah terbayang.

Endingnya~ :)
Ilmu itu sangat penting... Dalam hal memahaminya maupun mentransferkannya. Maka carilah.. berlomba-lombalah mencari ilmu, kawan. Jangan lupa sertai kebaikan dalam perjuanganmu. Terkadang bukan untuk memperoleh kemenangan namun hanya menyebarkan kebaikan. Cukuplah kebaikan selalu kau sertakan karena kau tak akan tahu kebaikan mana yang akan membawamu ke JannahNya.

^^ bismillah. Keep Strong!
Read More..

Minggu, 07 Februari 2016

Keep Loving Who You Are :)


 
Bismillah..
Untukmu temanku yang semoga selalu dalam lindunganNya..
Entah mengapa aku ingin kau tau.. bahwa aku di sini selalu mengagumi dirimu. Ada sisi yang berbeda darimu dibandingkan yang lainnya. Kau punya sisi yang tidak kupunyai. Kau memahami apa yang tidak kupahami. Kau hidup di sisi yang berbeda denganku. Entah dari keluarga atau lingkungan yang lainnya. Kita banyak sekali perbedaan. Dan entah mengapa itulah yang membuatku bangga dan kagum denganmu.
Dari luar mungkin tak banyak yang mengagumimu. Bahkan terkadang mengacuhkanmu. Namun kau tahu? Sudut pandangku membelok dari semua itu. Bagiku, kau berbeda. Kebaikanmu selalu membuatku lebih dalam menggali sosok seperti apa dirimu?
Cukup lama aku mengenalmu, teman. Walau satu sama lain tak saling menatap maupun menyapa namun aku yakin kau baik. Kau baik dengan segala niat kebaikanmu. Kau berani berubah menjadi yang lebih baik. Kau berani belajar lebih dalam akan ilmu yang belum kau pahami.
Aku ingin kau memahami dirimu lebih dalam. Lebih.. lebih.. dan lebih dalam. Sampai fikiranmu benar-benar tak teralihkan oleh perkataan orang lain yang membuatmu mundur. Kau pantas maju dengan segala kelebihan yang kau punya. Buat mereka bangga akan dirimu.. Orang-orang yang kau sayang, keluarga.. sahabat.. teman dekat.. atau mungkin orang-orang yang selalu menopangmu dari belakang maupun dari do’a yang kasat oleh mata.
Namun.. terkadang kekaguman dari seseorang tak akan membuat dirimu lebih maju jika masih ada keraguan.. ketidakyakinan akan dirimu sendiri. Bagaimana kau akan bergerak maju selama kau masih tidak percaya akan dirimu sendiri? You must know who you are.. :)
Lakukan perubahan. Majulah untuk menjadi yang lebih baik. Lebih baik sampai orang-orang benar-benar tidak memandangmu sebelah mata. Janganlah fikiran akan kegagalan membuatmu menyerah. Kau tau? Kegagalan adalah awal kesuksesan yang akan hadir di depan mata. Tidakkah indah jika kau berani mempersembahkan kesuksesanmu untuk orang-orang tercinta?
Cobalah mencintai dirimu sendiri..

yuuk sing~
Don't ever forget to love
Keep loving who you are
Don't ever forget you shine
Shining like a star
There's something so perfect
Courage in everyone
So don't ever let yourself, stop Loving who you are
*Harris J-Love who you are



   
*Keep Optimis-semangat TA
Read More..

Senin, 25 Januari 2016

..Cukup berjuang, bertahan menuju sukses meraih angan

Dan seketika aku merasa sendiri, kawan..
Mematung tak berdaya dalam ramai ‘kata’ lawan
Terkadang mata ini berair dengan sendirinya
Menghirup rindu damba mereka
Sejenak diri ini linglung, dalam setiap langkah berhenti
Merasakan tak ada pergerakan yang berarti
Tiba-tiba lesanku penuh akan keluhan
Memenuhi setiap ruang hati para pendengaran

Maaf.. inilah apa yang aku rasakan sekarang. Mencoba menyelesaikan namun nihil. Mencoba bergerak namun berhenti sampai tikungan. Mencoba kuat namun lemah sungguh raga ini untuk melawan…
Rabbi… bantu diri ini mengatur ruhaniyah ini. Agar selalu bisa teguh pada jalanMu.. jalan yang hanya Engkau Ridhoi..
Allah sesungguhnya Engkaulah Dzat yang Maha Pengasih. Kasihanilah diri ini. Hanya KasihMu yang sangat diri ini harapkan. Bukan rasa “kasih” mereka ataupun dia.. hanya Engkau Illahi Rabbi. Bantu diri ini mengatur hati yang kian melejit jauh tanpa kendali. Seakan-akan lari kepada makhluk yang tidak seharusnya diri ini gantungkan. Hanya Engkau, Allah, yang seharusnya menjadi tempat bergantung..

Aku disini mencoba bertahan
Dengan segenap ‘kata’ lawan
Ingin kuacuhkan selalu..
Biarlah lalu.. telinga kanan-kiri.ku kan sedia memuntahkan ‘kata’nya
Sungguh sejatinya aku hanya diam, kawan
Namun hati ini memanas sampai daya fikir termatikan
Biarlah..
Biarlah ‘kata’ mereka berlalu seiring waktu
Aku hanya butuh pijakan yang lebih kuat
Pundak yang siap menerima beban berat
Dan.. istiqomah yang tak tersirat

Akhirnya, Aku di sini..
Biarlah menikmati proses jalan ini
Kalau harus berlari.. oke aku akan berlari
Hingga kau bisa ku kejar dan kembali
Berjalan sampai benar-benar beriringan
Berjuang.. bertahan.. menuju sukses meraih angan..


*episodeSkripsi-Semkim
Read More..

Minggu, 15 November 2015

Entah..

Entah bagaimana aku bisa menerjemahkan perasaan ini? Hanya ada kata terkurung yang tak sempat terungkap. Hanya ada lesan yang selalu terkunci tak terkuak. Aku diam. Membisu. Dan kaupun melayani kebisuanku dengan gurauanmu.
Apa yang harus aku lakukan sampai kau mengerti? Memahami apa yang aku rasakan? Lesanku terlalu lemah untuk mengucapkan perasaan ini. Aku tak mampu. Dan kau? Kaupun mengiyakan ketidakberdayaanku ini.
Mungkin hanya aku yang terlalu merasa. Mungkin hanya aku yang terlalu sensitif menghadapi persoalan ini.. mungkin.. iya, hanya aku..
Maaf... aku belum bisa menjadi seseorang yang jujur seutuhnya dihadapanmu. Aku belum bisa.. entah sampai kapan. Namun, jadilah selalu seseorang yang selalu baik. Seperti yang selalu aku harapkan selama ini. :)
Surakarta, 15 November 2015 (07:01)

Read More..

Kamis, 29 Oktober 2015

..Perbedaan


Apa yang harus ku katakan?

Lesanku membeku sejak kau ucapkan perbedaan

Ucapanmu lantang tak teralihkan

Katanya aku harus menguatkan?

Tapi akulah yang butuh dikuatkan



Kau tokoh utama dalam skenario ini, bukan?

dan aku? Apalah aku?

Hanyalah lembaran..

Menunggu warna pena kau tuliskan

Mengisi ruang yang kosong



Sanggupkah?

Hanya jika kau menihilkan nama perbedaan

Mematikan ego dan menyatukan kebersamaan

Sanggupkah?
Read More..