Tampilkan postingan dengan label cerita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cerita. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 31 Januari 2015

Momen Indah di Rumah.. ^^

Assalamu’alaikum… :)

 

Akhir dari bulan Awal sudah datang :) lama rasanya jentik jari ini tak mengetikkan nuansa hati yang bergejolak. Alhasil seperti ini ni.. semua rasa menumpuk jadi satu di sini (nunjuk hati). Hhah.. ternyata sudah berjalan 2 Minggu liburan semester 6 ini. Tak terasa waktu sangat cepat berjalan. Terus melaju dan tak akan menunggu kita. Duh.. rasanya kurang produktif banget liburan ini. Tapi, sebenarnya sudah ada beberapa target yang sudah aku tulis untuk mengisi liburan kali ini.. semoga tercapai semua yaa.. amin deh, :)

Hhm.. liburan emang paling enak kalau di rumah. Berkumpul bersama keluarga. Memang pada dasarnya hati ini selalu merasa terikat pada mereka :* Abi, Umi, dan cik Uma. Walaupun tak berkumpul semua (mas dan mbak terpisah di ujung barat dan timur sana) namun selalu indah rasanya jika diri ini selalu di rumah. Memang tepat jika ada yang bilang bahwa Rumahku adalah Surgaku. Rumah ini adalah surga duniaku yang sangat indah. Bersama mereka ku cipta warna bahagia yang sempurna. Betapa banyak tawa dan canda selalu mewarnai hari-hari liburanku bersama mereka.

Ingin sekali aku menuturkan rasa bahagia ini bersama mereka. Setidaknya aku bisa membagi kebahagiaan ini sedikit kepadamu. Karena ini adalah masalah hati. Dan rasa dalam hati hanya bisa sempurna jika hati saling didekatkan satu sama lain. Saling terikat dan saling memahami satu sama lain :) oke, let’s read..

Rutinitas di rumah, awal hari selalu aku disapa oleh suara abi dan umi. Salah satu dari mereka selalu membangunkanku untuk tergerak bangun dan menunaikan sholat shubuh. Seperti sudah berjanjian, abi dan umi selalu tak absen untuk membangunkan aku :). Jika umi tidak membangunkan pasti abi yang akan hadir untuk menggantikan. Mereka adalah alasan awal pembuka cerah hariku :). Hhehe.. Ehya, abi hampir tak pernah absen untuk menunaikan sholat di masjid lho, kapanpun dan dimanapun. Abi selalu mengajak anak-anaknya untuk pergi ke masjid. Alhamdulillah sekali, aku bangga memiliki sosok Ayah seperti abi. Kelak semoga menular kepada calon pasangan hidupku (amin3x). :)

Setelah menunaikan sholat Shubuh, kegiatanku selanjutya adalah membantu Umi di dapur. Entah memasak ataupun mencuci piring. Umi adalah sosok Ibu yang selalu menjadi dambaan hatiku. Umi selalu menyiapkan apapun untuk keluarga. Setiap pagi selalu memasakkan sarapan lengkap. Sebelum jam setengah 6 pagi, pasti sarapan sudah tersedia di atas meja makan. Benar-benar Umi is the best Mother in the world. Aku sangat bersyukur memiliki Ibu sesholehah Umi :). Kelak semoga aku akan seperti itu (amin3x) :).

Abi-Umi berprofesi sebagai PNS, jadi selalu pergi pagi dan begitupula cik Uma, adekku yang masih duduk di bangku SD kelas 5.  Sebelum jam 7 pasti serentak sudah meninggalkan aku di rumah sendiri. Huhuu.. Kegiatan selajutnya adalah sarapan bersama always sekitar jam setengah 6. Sarapan bersama mereka membuatku bahagia yang tidak terkira. Bagaimana tidak? Dunia serasa milik kita. Sarapan disetiap pagi selalu hanya cukup 1 piring yang digunakan, selebihnya kita saling melingkar dan makan bersama :D. Tak jarang ada yang menciptakan canda yang membuat geli satu sama lain. Benar-benar nikmat yang sangat patut disyukuri. Jika dibandingkan di tempat perantauan sana, Solo the Spirit of Java kisahku bertolak belakang. Hampir setiap pagi aku selalu sarapan sendiri dan tak jarang melakukan segala rutinitas yang lainpun sendiri. Mungkin sudah menjadi ritual kesendirian. Huhuu :’( menyedihkan memang.. makanya aku selalu enggan rasanya meninggalkan rumah T.T

Lanjut, setelah sarapan, orang tuaku dan cik Uma bersiap-siap untuk berangkat ke sekolah masing-masing. Tak jarang aku selalu mengrecoki persiapannya. Entah menggagu umi yang lagi make up atau lain sebagainya. Gelak tawa yang kerap hadir selalu menjadi warna indah saat itu. :) setelah mereka berangkat, aku berteman dengan sendiri lagi. :P, tapi jangan khawatir, ada mbak Tri, seseorang yang selalu menemani untuk membereskan rumah. Membantuku untuk tak lagi berteman dengan sepi. Bersama mbak Tri, kerap kali bercerita bareng. Namun, aku lebih sering mendengarkan mbak Tri bercerita. :) mengasyikkan.. sangat enjoy aku bersamanya. Berbagi cerita bersama membuatku mengetahui sisi lain dari kehidupanku. Entah dari kehidupan saudara mbak Tri, tetangga, ataupun yang lainnya. Membuka pintu hatiku untuk selalu merasakan syukur yang amat dalam karena tidak semua kondisi keluarga di luar sana sama sepertiku. Alhamdulillah, aku dihadirkan pada keharmonisan keluarga seperti ini.

Di malam hari, Abi selalu membatasi menonton TV, tapi aku selalu bandel karena mengambil kesempatan disaat semuanya sudah pada tidur. Hehhe.. Rasanya TV sudah menjadi nikotin dalam hari-hari liburanku. Benar-benar membuatku kesal namun aku juga nggak bisa menahan ketertarikan untuk menonton. Entah tayangan apa. Ya Rabbi, bantu Hamba untuk menguranginya, Amin. Ingin sekali aku ganti kebiasaan itu dengan membaca apapun itu. Dan Alhamdulillah sekarang sudah berjalan walaupun masih sedikit demi sedikit. Semoga konsisten saja :) amin. Ngomong-ngomong kenapa Abi membatasi TV karena masih ada adekku yang masih sekolah, makanya benar-benar disuruh belajar nggak boleh nonton TV. :D. Aku juga tahu, alasan selain itu adalah karena Abi-Umi ingin hanya fokus bersama keluarga. Merangkai tawa canda bersama yang sungguh momen seperti ini yang nantinya akan selalu dikenang bersama. Bercanda bareng sampai tidak jarang adekku dan aku saling jerit karena ulah Abi yang menggelikan dan sebaliknya Umi dan Abi selalu tertawa dengan ulah nakalku dan cik Uma, adekku yang bandel :D. Aku sangat bahagia melakukan rutinitas canda tawa seperti ini.

Bersama mereka, hari-hariku menjadi cerah, semoga aku akan membersamai mereka sampai kapanpun dan Abi, Umi, Cik Uma, Mas Furqon dan Mbak Vivi akan selalu membersamaiku kapanpun dan dimanapun aku berada. Sejatinya memang tidak jarak yang membuat kita dekat namun hati-hati kita yang saling terikat. Izza sangat sayang pada mereka semua. Mereka adalah warna yang indah yang selalu Izza rindukan kehadirannya. Izza berharap kepada ALLAH SWT untuk mengumpulkan Izza bersama keluarga kelak di JannahNya nanti... Aamiin Yaa Robbal ‘Alamiin :)

Wassalamu’alaikum… :)


Read More..

Sabtu, 04 Oktober 2014

..SOLID 1 ^^ 27-28/09/14 @Candi Sukuh


Assalamu’alaikum…
Apa kabar malam? Apa kabar alam? Apa kabar kau? Dan apa kabar aksaraku? :)
Aksara.. membentuk kata, kalimat dan sebuah cerita. Memang.. menulis adalah cara yang tepat untuk merangkai sebuah kenangan. Memoriku yang hanya cukup untuk sedikit ingatan, mungkin tak bisa mewakilinya untuk menyimpan kenangan itu. Terkadang lupa bahkan waktu menghapus jalan cerita yang ada dalam fikiran. Jadilah tulisan yang selalu membantuku untuk menyimpan kisah itu. Sederhana tentunya. Cerita tentang aku, kau, dan mereka. Jadilah kita yang selalu punya warna-warni cerita ini..
Tepat 1 Minggu yang lalu, acara itu terlaksana. Acara yang bertujuan untuk menyolidkan pengurus HMP Kovalen itu Alhamdulillah berjalan dengan lancar. Ya, lancar secara over all namun tak kurang dari yang namanya hambatan. Aku yang diamanahi sebagai ketua panitia (belajar) memimpin dengan usaha yang bisa aku kerahkan. Berat memang, dan sangat berat. Namun, orang-orang di sekitarku adalah orang-orang hebat yang siap mendampingi aku kapanpun aku butuhkan. Aku terbantu dengan adanya mereka. Mereka, para panitia sangat hebat dalam merancang acara tersebut. Semua teman, adik tingkat dan kakak tingkat yang turut menyemarakkan acara benar-benar telah membuatku senang dan merasa puas atas keberjalanan acara ini. Mereka harus tahu, kebahagiaan dan senyuman yang hadir disetiap wajah mereka adalah hadiah terindah yang aku dapatkan. :) terimakasih semua..
Aku belajar banyak dalam terselenggaranya acara SOLID 1 ini. Aku belajar dari kesalahan-kesalahan yang pernah aku lakukan. Salah satunya mungkin tentang kedisiplinan. Dulu, mungkin aku terkesan mengesampingkan apa itu on time dalam rapat. Selalu berfikir “pasti teman-teman yang lain juga terlambat.. nanti laah.. bentar lagi” dan akhirnya bentar lagi terus. Benar-benar buruk. Tak ku fikirkan bahwasanya ada diantara mereka yang sangat menghargai waktu. Mereka yang banyak agenda pastilah mereka yang pandai menghargai waktu. Salah satunya kamu, dek. Adik tingkatku menyadarkan aku. Pernah suatu ketika saat rapat SOLID 1 aku terlambat sekitar 10 menitan. Namun dia telah pergi meninggalkan sekre, tempat rapat karena keterlambatanku. “Jleeb”memang awalnya aku rasa. Namun setelah berfikir dengan sejuta kata hati, memang akulah yang salah. Siapa yang buat janji? Dan siapa yang mengingkari? Aku sadar, bahwa datang tepat waktu merupakan janji yang harus dibayar. Dan artinya, selama ini aku??? –think hard- dan… terimakasih.. aku belajar lebih baik.
Selanjutnya.. pernah suatu ketika, pendapatku tertimbun oleh pendapat teman-teman yang lain. Menurutku plan a adalah plan terbaik untuk rute jurit malam. Namun, mereka berfikir plan b adalah yang terbaik. Dan semua menyetujuinya. Akhirnya, aku belajar lagi. Belajar untuk melapangkan hati dan menerima pedapat yang terbanyak disepakati. :) Kalian memang hebat, teman..
Aku pernah tersentak dan kagum melihat ada diantara kalian yang selalu on time dalam sholat. Padahal, toh ini juga buka acara-acara Islami.. namun, hatimu benar-benar tak goyah. Prinsipmu benar-benar kuat. Dan kudo’akan semoga istiqomah selalu menyertaimu teman.. :) amin.. kan ku ingat selalu, cerita tentang Muhammad Al-Fatih. Beliau adalah pemimpin Negara. Bukan hanya sekedar ketua panitia SOLID 1 maupun yang lainnya namun masih dan selalu melaksanakan sholat dengan tepat waktu. Subhanallah.. hati ini benar-benar tersentak :)
Aku bahagia diantara teman-teman yang sangat super sekali. Banyak dari kalian yang mungkin tanpa sadar telah memberikan suntikan semangat pada diriku yang lemah ini. Pernah dalam pertengahan acara fisikku mungkin tak kuat menahan lelah itu. Namun kau dengan sigap mendampingi aku untuk segera berdiri dan bertahan. Dalam bisikan ku dengar “kau harus kuat Zaa.. acara belum usai..”. akhirnya aku kuat sampai akhir dengan segala fisik dan ruang fikir yang masih tersedia. Sekali lagi terimakasih untuk segalanya :) –teman-
Hhm.. mungkin cukup sekian aja cerita untuk malam ini :) semoga bisa menyimpan kenangan yang selalu ingin kukenang :)… intinya aku bahagia diantara mereka, teman-teman seperjuangan. Semoga dan selalu dalam 1 perjuangan. Dalam kuliah, lulus, dunia, akhirat dan Islam :) amin Yaa Robbal ‘Alamiin..
-Love you so much-

Wassalamu’alaikum.. :)
Read More..

Rabu, 13 Agustus 2014

..ayam-ayam itu

Assalamu’alaikum..

Kau tahu? Orang-orang sering merasakan rindu. Entah kepada siapa mereka merindu semua kata ataupun laku bisa tertuang untuk meluapkannya. Walaupun sejatinya memang bisa meredakan rindu tersebut atau malah bisa jadi tak terbalaskan? di sini pun aku sama. Aku sedang merindukan mereka.. binatang peliharaan di rumah yang tak disangka mampu mencipta rindu pada diriku.

Aku punya binatang peliharaan 3 di rumah. Kucing, ikan dan ayam. Sebenarnya ada 1 lagi yaitu kelinci. Namun dia sudah lama pergi dan lebih terpikat pada tempat tetangga yang mungkin dirasa lebih nyaman. Akupun tak begitu mempermasalahkannya. Dimanapun dia berada asal dia bisa survive, it’s oke. Pasangannya telah lama mati jadi mungkin dia merasa kesepian di rumah tak ada teman sejenisnya. Alhasil, dia pergi ke tempat tetangga yang memiliki kelinci juga. Semoga kau menemukan jodohmu di sana nak.. :)

Eh.. ganti ya.. tentang ikan. Ikan ini yang memelihara adikku. Entah apa jenisnya aku tidak tahu pasti. Ikan balon atau apa itu yang jelas awalnya adikku sangat bersemangat memeliharanya. Tetapi 1-2 minggu kemudian tempat ikannya menjadi tak terawat. Entah karena males membersihkan atau apa. Yang jelas aku kasihan melihat ikan-ikan itu tertelantarkan. Hhmm.. dek, benahi yang benar ya. Semangat! Kemudian ada ikan lagi, yaitu lele. Ikan lele ini sebenarnya diternakkan dan dimasak kalau sudah panen. Namun lama kelamaan juga menjadi tak terawat kolamnya. Malah rawan dipakai sarang nyamuk. Oh no, nyamuk! Itu adalah musuk bebuyutanku >,<. Alhasil, kolam nya pun dikosongkan dan lele-lele yang masih bertahan hidup diganti ke tempat lain. Nantinya pasti juga akan dimasak dan masuk perut, hhmm.. tentunya lezat :)

Lanjut.. tentang ayam-ayamku di rumah. Ayam-ayam ini lebih tepatnya adalah hewan peliharaan abi umi. Namun, jika aku di rumah pasti aku yang disuruh untuk memberi makan ayam-ayam tersebut. Teratur setiap pagi. Akupun dengan senang hati melakukannya. Banyak ilmu yang aku dapati selagi aku mengurus hewan unggas yang satu ini. Ada cerita romantisme anak dan ibu juga.. dan ada cerita lain yang lebih menarik tentunya..

Setiap pagi hampir selalu aku mengamati ayam-ayam ini. Entah dari caranya makan, cara mereka minum, cara mereka menghangatkan badan, cara mereka mencari makan, bahkan sampai mereka tidur. Aku suka mengamatinya. Mereka makhluk Allah SWT bukan? sudah selayaknya kita lakukan dengan sebaiknya. Walaupun aku tidak mengerti bahasa mereka, namun aku selalu mencoba memperlakukannya yang terbaik.

Ini yang membuat aku rindu :(, sekarang aku tidak bisa memberi makan mereka karena jarak yang memisahkan. Aku rindu saat mereka dengan semangat mengeroyokku saat aku keluar membawa makanan untuk mereka. Aku rindu saat mereka naik ke atas kepalaku karena dinakali oleh ayam-ayam lain yang mungkin masih saudaranya. Aku rindu melihat ibu ayam menghangatkan anak-anaknya setelah makan dalam jepitan sayapnya. Aku rindu melihat keharmonisan itu. Sederhana mungkin, namun bagiku sangat bermakna.

Aku selalu membandingkan tingkah laku ayam-ayam ini pada kehidupan kita sebagai manusia. Bagaimana tidak? Saat mencari makan, Ibu ayam tidak pernah meninggalkan anak-anaknya yang masih kecil. Dia bahkan selalu memberikan kode dengan “menggerutruk” untuk memberi tahu anak-anaknya kalau ada makanan. Lucu juga sih, saat anak-anaknya saling berebut makan di mulut ibunya. Hmm.. benar-benar tontonan yang tak menjemukan bagiku.

Sering tidak kita sadari bahwa Ibu ayam itu bisa sangat peka tentang anak-anaknya. Saat ada anak ayam tersesat dan menciat-ciat meminta tolong dan mencari-cari ibunya, ibu ayam dengan sigap berkokok kencang untuk untuk membalas teriakan anaknya selayaknya berkata “aku ada di sini nak.. jangan khawatir.. Ibu tak akan meninggalkanmu dan jangan pergi jauh2 ya. Tetap di sini bersama Ibu..”. Ibu ayam juga tak sungkan berkokok keras untuk memberi tahu tuannya dan meminta tolongkan anak kesayangannya ketika terjebak dan tidak bisa keluar sendiri dari jebakan itu. Aku sangat ingat kejadian2 itu.. kejadian yang selalu membuat aku merenung. Hewan aja yang tidak berakal bisa seperti ini, masa manusia yang dikarunia Allah SWT kesempurnaan karena mempunyai akal tidak bisa? Pasti akan lebih baik bukan? bunda kita.. orang tua kita akan dengan sabar membesarkan dan mendidik kita. Kasih sayangnya tidak akan tergantikan. Kasihnya sepanjang masa.. :)

Aku sedih saat ayam-ayam kecil tak berdaya karena kalah terpatuk oleh ayam-ayam lain. Terkadang Ibu ayam juga bisa menginjak anak-anaknya sendiri. Aku yakin Ibu ayam tersebut tak sengaja melakukannya. Namun, disisi lain Ibu ayam juga bisa memakan telurnya sendiri. Entah karena alasan apa Ibu ayam tersebut melakukannya. aku sedih jika melihat fenomena tersebut.

Anak ayam yang masih kecil yang berumur sekitar satu minggu sangat rentan untuk bisa survive. Pernah saat itu, kudapati ayam kecilku dalam keadaan sakaratul maut. Aku berusaha memberikan makanan padanya dan minuman. Namun nihil. Dia tetap diam dan terkadang tersedak. Aku tak tahan melihatnya :( dan akupun menaruhnya dalam sangkar kecil. Tak lama dari itu, kudapati dia telah tiada :(

Aku sayang mereka semua.. ayam-ayamku yang lucu. Walau terkadang kebersamaan aku dan mereka berakhir dengan penyembelihan mereka :( aku menyayangi mereka semua. Sampai suatu saat aku tak tega memakanmu walau sudah menjadi opor ayam :(
Hmm.. ayam.. semoga kau selalu dalam keadaan baik di rumah sana dan bisa survive sampai kau besar. Amin

Next, hewan peliharaan terakhirku adalah kucing. Adikku sering memanggilnya dengan sapaan “Apiin..”. Mungkin efek dari nonton Upin Ipin juga. Hehe.. adikku sangat sayang pada kucing tersebut. Akupun sama. Namun, terkadang sayang adik padanya membuatku jengkel karena adikku menyayanginya dengan berlebihan. Hmm.. terkadang aku marah hanya karena dia suka menggondong kucing tersebut. Aku tidak suka saat bulu-bulunya nempel di bajunya makanya aku sering menegasinya untuk jangan menggendong2nya. Apalagi menciuminya.. oh no!

Kucing ini sudah lama tinggal di rumah.. semoga tahan di rumah selamanya karena dia juga jantan. Jadi tak ada masalah untuk memeliharanya terus. Tak akan beranak yang akan membuat orang tua jengkel dan kalau terjadi mungkin akan dibuang :(..  sedih jika membayangkan dan mengetahui adegan seperti ini..


Hhmm.. I think enough yaa.. kali ini yang sangat membuatku rindu adalah ayam-ayam itu.. mereka yang membuat aku lebih memahami hidup dan mengajariku tentang makna kehidupan. Mereka makhluk bernyawa yang seharusnya kita perlakukan dengan layak.. tanpa siksa tentunya. Ingat, karena semua perlakuan yang kita berikan padanya akan dipertanggungjawabkan kelak.
Akhirnya, ku tahu ilmu itu sederhana, ya kan? pengetahuan bisa diperoleh dari manapun. Dari hal-hal terkecil sampai yang terbesar. Dari hal-hal sederhana yang sulit dijangkau mata kepala namun mata hati bisa merasakannya. Kita bisa mengambil ilmu tersebut dari manapun.. kapanpun dan pada siapapun.. sederhana bukan?
Hanya respek yang baik yang perlu kita siapkan untuk menjemput ilmu itu. Ilmu yang akan mewarnai kehidupan kita lebih bercahaya. Serta jangan lupa siapkan mata hatimu yang siap menerima apapun, dari mana dan dari siapapun. Satukan hati dan langkah untuk meraih ilmu yang kita inginkan.. :)
Semangat!! ^^

Wassalamu’alaikum..

Read More..

..Tulang rusuk tak akan pernah tertukar

Assalamu’alaikum..
Hai :) .. siapapun yang membaca tulisan ini terimakasih atas waktu luang yang disempatkan untuk membaca tulisan saya. Kali ini saya ingin menceritakan kisah hhmm mungkin lebih ke cerita romans seseorang. Aku sangat kenal orang itu. Dia baik, manis dan mungkin sangat perasa orangnya. Ini ceritanya..
*(..ini saya memakai “aku” sebagai tokoh teman saya. Tujuannya agar lebih enak dibaca dan cepat nyerap di hati. Hehe, cerita ini ditujukan kepada teman dekat teman saya..)
Bismillah..
Bagaimana kabar alam pagi ini? siang nanti? Sore.. dan malam? Aku harap semua baik. Selalu mengucap tasbih kepadaNya. Kuharap mentari juga selalu bersinar menemani pagi dan siang.. serta malam kuharap tak selalu menutupi rembulan.. ya.. rembulan yang selalu ku harap kedatangnnya. Entah siapa yang mengenalkan aku pada rembulan, sampai aku terpikat pada indah sinarnya dan menarik bentuknya..
Dia, mungkin yang mengenalkan aku pada sang rembulan. Dia yang sederhana yang mengajariku sajak tentang simpati. Aku tak berani menafsirkan “simpati” ini. Sekedar biasa, suka ataukah cinta? Aku sungguh tak berani menafsirkannya..
“Dimanapun kau berada.. ku harap kau selalu dalam keadaan baik..” itulah do’a yang selalu kupanjatkan padaNya untukmu.. dan semoga “imanmu padaNya selalu meningkat dari waktu ke waktu”. Ku harap kau pun sekarang dalam keadaan baik. Tidak seperti aku yang kemarin sempat dilanda rindu..  rindu ini sederhana ternyata, saat kau hadir dan tiba-tiba menghilang, saat setiap laku, lesan atau katamu kurasa berbeda, saat kau tiada menghubungiku untuk sekadar bertanya “bagaimana kabarmu?” saat itulah rindu itu hadir. Sebenarnya, aku mungkin yang terlalu merasakan dan mengharap kehadiranmu. Dan akhirnya aku tahu ini salah. Benar kan, teman?
Tak sepantasnya hubungan ini dilanjutkan tanpa ada kepastian. Aku tidak tahu kau menganggap hubungan ini seperti apa? Dan akupun jujur tidak tahu. Hanya suka, rindu, sedih, sesak dan senang yang kerap hadir dan menghilang yang mewarnai hubungan kita. Kau tahu?? kita telah lama memendam rasa. Aku tahu kau merasakannya. Dan akupun sama. Namun, aku bangga padamu yang tak pernah menodai rasa ini. Selalu menjaga sebisamu menjaga. Dan sekarang, aku ragu akankah penjagaanmu akan berakhir?
Kau berubah. Aku tidak tahu kenapa? Dan kau membiarkan aku bertanya-tanya. Aku mencoba diam dan memendam agar tidak terjadi banyak fitnah dan dosa. Lumayan lama sesak karena diam ini kurasa. Aku mencoba melihat ke dunia maya tempat di mana kita pernah bercengkrama. Setiap waktu ku buka dengan rasa cemas, namun kau tak muncul juga. Nihil. Kau pun tak hadir. Sampai akhirnya kutemui sajakmu.. mungkin sajak mu itu jawabanya. Iya bukan? Aku hanya mengira-ngira. Kau tahu, kita hanya pandai bersajak ria, namun sejatinya pemahaman sajak kita tidak kita ketahui satu sama lain. Sungguh, baru ku sadar, pemahaman kita berbeda.
Aku kagum akan sajakmu. Entah kau tujukan siapa, namun aku merasa. Aku di sini pun diam tidak berani bertanya. Aku tak henti-hentinya mencoba menafsirkan sajak yang kau tulis. Entah apa sebenarnya arti itu? Namun, aku memiliki arti yang cantik dan manis. Dan kuharap.. arti itupun sama dengan apa yang kau maksud.
Kau mungkin jenuh dengan hubungan kita. Lama namun tak pasti apa akhir dari hubungan ini. Kau merasa jemu mungkin memikirkan aku padahal aku bukan siapa-siapa kamu. Mungkin hanya sebatas teman ‘dekat’ yang tak tahu ujung kedekatan ini. Kau mungkin lelah dengan apa yang kita lakukan, terkadang ada masalah dan jadi bahan fikiran, terkadang ada perbedaan pendapat yang tak jelas dan lain sebagainya. Mungkin ini akan menghambatmu untuk meraih citamu. Ya kan?
Tenang, aku merasakan sama kog.. namun di sini aku perempuan. Yang kata orang perempuan itu hanya mengandalkan perasaan. Dan benar, aku memang merasakan itu. Kemarin sempat aku selalu memikirkan kamu. Setiap waktu kefikiran akanmu, dan selalu bertanya-bertanya, ada apa ini sebenanarnya? Dan sungguh aku sesak saat itu..
Woles.. hehe sekarang aku telah disembuhkan oleh waktu. Walau tidak seberapa sembuh, namun ku tahu aku bisa bertahan.  Dan melanjutkan hidupku tentunya. Tidak akan selalu memikirkan kamu. Aku sangat ingin membahagiakan orang tua di rumah yang selalu mendo’akan dan mengharapkanku. Tak ada yang melebihi kasih sayang dan perhatiannya, maka tak sepantutnya juga kan, kalau aku lebih memikirkan kamu daripada memikirkan orang tua di rumah?? Kau pun seharusnya sama..
Aku di sini dan kau di sana memiliki cita yang berbeda. Aku tahu kau tidak akan melepaskan mimpimu hanya karena seseorang yang tidak jelas siapa itu. Kaupun tak akan membiarkan hal itu menghalangimu, bukan? Kau temanku yang pintar, aku bangga bisa dekat denganmu. Bisa berbagi denganmu dan tersenyum bersama. Namun hal ini tidak boleh menghambat mimpi-mimpi kita, bukan? Lihatlah, perjalanan di depan masih panjang.. tidak sepatutnya melihat terus ke belakang untuk memperoleh kemajuan. Aku sangat ingat nasihat yang kau berikan. Kau berkata “tetaplah semangat menapaki hidupmu.. aku yakin kau mampu meraih mimpi-mimpimu..” aku akan membuktikan perkataanmu teman.. kaupun sama, kau harus lebih berhasil meraih citamu daripada aku karena aku lebih suka dan berharap kau selalu jauh lebih baik daripada aku. Semoga Allah SWT memudahkan dan menjagamu.
Sekarang, lebih baik kita fokus dengan urusan kita masing-masing. Kau mencari ilmu nan jauh di kota timur sana dan aku masih di kota tengah ini, kota the sprit of Java tentunya. Semoga semangatku dan semangatmu juga tak akan pudar. Sampai suatu saat kita mampu menunjukkan impian yang telah kita capai dengan senyum bahagia..
Dan sederhana saja, sesungguhnya tulang rusuk tak akan pernah tertukar. Aku yakin kau mampu memahaminya. Perbaiki diri kita terlebih dahulu karena jodoh kita adalah cermin dari diri kita. Dan.. “Sejauh apapun kita terpisah oleh jarak sedekat itu pula do’a kan menyertainya dan menyatukannya..” Salam senyum semangat selalu!!
Pesanku padamu, ketika dirimu sedang lelah dan bersedih (read:galau) karena seseorang, kembalikan semuanya kepada Allah SWT. Karena Dia adalah satu-satunya dzat yang mampu membolak balikkan hatimu. Semoga sekeras apapun hatimu dibolak-balikan tak akan menjauhkan dirimu kepada agama Islam ini. Jalankan selalu syari’atNya dan patuhi sunnah RosulNya. Semangat selalu kawan.
Begaimana the reader?? Adakah pesan yang kau tangkap dari cerita sederhana ini? Tentunya ada bukan? Setidaknya ada 1 kata yang semoga selalu melekat pada kita dan khususnya pada pembaca.. “SEMANGAT”, hehe.. 

Jalan kita masih panjang, seperti kata tokoh cerita tersebut. Raih apa yang kita impikan dan cari ilmu sebanyak mungkin. Gunakan hasil kita sebagai bekal kelak untuk pasangan hidup kita yang semoga dia yang pertama dan yang terakhir sertayang paling baik dari sekian yang terbaik tentunya. Hehe amin.. :)
Masih banyak hal dalam diri kita yang harus dibenahi, bukan? Yuuk semangat memerbaiki diri. Jangan mengharapkan pasangan atau jodoh yang lebih, lebih dan lebih jika diri kita seperti ini saja, oke? fine, bukan? Sederhana sebenarnya.. Allah SWT juga sudah menekankan dalam Al-Qur’an bahwa ..”orang yang baik hanya untuk yang baik dan yang buruk hanya untuk mereka yang buruk..” semua kan indah pada waktunya.. waktu adalah jawaban yang terbaik atas kegundahan hati kita, maka persiapkan diri kita sebaik mungkin untuk menjemput jodoh yang  kita idam-idamkan..
Semangat, kawan!! :)

 -semoga bermanfaat- -fastabiqul khoirat..-

Wassalamu’alaikum..

Read More..

Selasa, 08 April 2014

Malam Berapi itu...


Malam ini..
Tepat 1 minggu malam berapi itu. Siapa yang tak ingat? Dan.. siapa yang melupa?
Fikir ku tuk lupa namun tak sampai.. bayangan merah itu selalu terbayang di benak. Apa yang tertulis mungkin inilah yang seharusnya terjadi.. malam berapi mengawali bulan 4 ini.. dan akhirnya akupun bercerita lewat kata..
Saat itu.. malam gelap mencekam. Penerang seakan tak sanggup membukakan mata. Langit menangis berkali-kali lipat dan memuntahkan apa yang di rasa meyesakkan.. dan..
Lilinpun terpasang. Seakan berusaha menerangkan.. menghangatkan.. namun..
Sang lilin murka... Entah apa faktor yang menjadikannya murka.. apipun termuntahkan. Sekejap.. dan menjalar hingga ujung. Melahap apa saja.. menerkam bak hewan buas yang ganas..
Aku pun ciut.. nyaliku tak kunjung hidup.. melihat.. merasakan.. dan menangis.. apa yang sebenarnya terjadi?? Sejak kapan lilinku seperti ini? Ganas.. dan menyerang.. aku terdiam seakan benar-benar tak paham..
Mimpikah? Atau sekedar bayangan semuku yang sering hadir dalam benak? Apa ini nyata? –Nyata- dan.. fajar menyadarkanku.. membuka mataku.. membantuku mengeluarkan sesak dalam dada. Tetesan demi tetesan menyapu bayanganku yang suram. Ini nyata… dan nyata adanya…
“Apa yang kau tunggu..?? bergeraklah.. lihatlah sekitarmu..” batinku mengeras.. mendesak dan terus mendesak..
Dan.. beberapa terlihat hanya tinggal puing-puing hitam.. sebagian besar termakan api. Sebagian tersapu air …

Sudah.. hapuslah air mata. Menangis lama tak akan menyelesaikan masalah. Tegapkan dada. Songsong hari esok lebih cerah..
Bersabarlah.. ikhlaskanlah.. sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar. Allah sedang mngujimu.. dan hanya orang-orang yang bersabarlah yang bisa melewatinya.. Allah tau mana yang lebih baik untukmu dan untuk kita. Lepaskan harta duniawi.. raih pahala akhirat yang kekal hingga ke surga. Yakin bahwa akan ada ganti yang lebih baik dari musibah ini.. yakin Allah masih menyimpan banyak kenikmatan untukmu kelak saat waktu itu tiba. Saat dimana kau telah sanggup menerimamya.. saat terbaik untuk menerima yang terbaik..
Nantikanlah saat itu.. namun, tak hanya sekedar menunggu.. bergeraklah.. tak akan ada  laju saat kaki masih pada tumpuan. Semakin kau banyak gerak, kan semakin cepat kau mendapatkannya.. ingatlah.. yakinlah J
Senyummu mengibaratkan kebahagiaan dunia.. sedihmu mengisyaratkan kesedihan dunia.. berjuanglah untuk hidup.. tersenyumlah untuk hidup.. hapuslah sedih itu dan raih kebahagiaan hidup J


Surakarta, 08 April 2014
22:18
Read More..

Kamis, 18 Juli 2013

-Episode satu- Part 1

Assalamu’alaikum...
Sebelumnya adakah yang mengenal Pesantren Mahasiswa (pesma) Tanwirul Fikr? letaknya yang cukup masuk (read:pelosok) mungkin membuat orang-orang luar sana kurang tahu dengan keberadaan pesantren ini. Letaknya yang cukup masuk dan tidak adanya papan nama membuat pesantren ini susah diketahui oleh khalayak. Termasuk aku saat awal masuk. Pesantren ini lebih tepatnya terletak di dasar lembah jalan Sawah Karang (agak dilebaykan).

Singkat cerita, di sini aku ingin menuliskan sedikit episode pertama ceritaku di pesantren mahasiswa yang sering disapa dengan sebutan TF ini. Untuk selanjutnya cerita ini hanya menekankan pesma putrinya. Oke?? Simak cerita selanjutnya… :)

Awal cerita bermula dari saran seorang ayah yang sangat perhatian dan penyayang :) yang menyuruhku untuk berpindah kos ke pesantren. Akhirnya aku benar pindah. Mungkin awalnya merasakan kegalauan yang cukup besar karena dari kecil memang belum pernah dapat  pengalaman tinggal di pesantren. Walau begitu, namun Allah mempermudah jalanku dan akhirnya menyingkirkan kegalauan itu, dan jadilah sekarang aku bagian dari penghuni TF putri. Di TF ini aku mungkin termasuk penghuni belakangan karena memang baru masuk sekitar pertengan bulan September 2012. Sampai saat ini belum genap satu tahun. Namun, berada bersama penghuni TF Putri yang lain membuatku cepat beradaptasi dan akhirnya aku merasakan indahnya merajut cinta berukhuwah :). Siapakah penghuni yang dengan sengaja maupun tidak sengaja membuatku betah di TF ini?? Mari kita jabarkan satu persatu… :) check it out..  :P

Awal masuk tirai biru yang sering disebut hijab TF ini akan ditemui kamar paling depan yang dihuni oleh mbak Apri dan Laras. Hhmm, mbak Apri ini orangnya cukup dewasa. Dikatakan cukup dewasa karena memang terkadang masih seperti akhwat muda agak gaul gitu.. :P (statement ini bukan mengartikan bahwa  mbak Apri sudah tidak muda lho :P hheehe). Gaya bicaranya itu yang terkadang membuatku gimana gitu.. :P Apapun yang dilakukan terkadang membuatnya seperti Ibu yang patut dihormati. Misalnya dengan kepiawaiannya memasak sampai merawat penghuni TF yang sakit. Perhatiannya itu lho, nggak ada duanya.:)

Lanjut ke penghuni selanjutnya yakni Laras. Merupakan salah satu santri lemah lembut dalam TF putri ini. Mungkin bisa dinobatkan menjadi lembuter akhwat no.1 tahun 2013. Hehe (jkd ding :D). Laras ini orangnya baik, pintar, rajin, suka menolong dan suka menabung. :D  Laras patut menjadi agen pemberharuan akhlaq TF putri. Sedikit saran --> ketegasan ditingkatkan yaa neng :). Orangnya asyik kalo diajak becanda. Namun, saat sakit, mesakke banget ni anak. Saking lemah lembutnya jadi kelihatan lemes banget. Hehe.. tapi tidak perlu khawatir karena ada pemerhati satu kamar yang dahsyat --> panggil saja nama “Apri” 3 kali, maka mbak Apri akan langsung hadir untuk merawat sampai sembuh. Dijamin 150 % :D.

Kamar selanjutnya ada mbak Dita dan Dewi hmm, dua orang ini penguin TF putri tergenit yang pernah ada (g ding hanya fiksi belaka :P). Mbak Dita ini memiliki semangat yang tinggi untuk mencapai cita-citanya. Jadi, tidak heran jika di tembok kamarnya dipenuhi mimpi-mimpi yang InsyaALLAH akan terwujud. Semangat mbak!!! Aku suka banget semangat mbak dalam mencari ilmu. Sampai-sampai jarak yang jauhpun tidak menjadi penghalang dalam memperoleh ilmu ataupun finansial. Mbak Dita orangnya suka berorganisasi dan mencoba yang baru. Sering ikut kursus atau pelatihan keorganisasian yang lain. Tidak jarang juga dalam kesempatan masak-memasak. Dan inilah yang yang pastinya ditunggu penghuni TF untuk menyantap habis hasil karya mbak Dita. Hehe :D

Selanjutnya yaitu Dewi. Haha..  neng Dewi inilah juru komunikasi antara pihak satriwan dan santriwati. :P. Jarkomannya pastilah ditunggu teman-teman lain untuk mendapatkan informasi yang akurat, tajam dan terpercaya :D. Selain sebagai jarkomer, Dewi juga pemegang dana mahasantri semester satu-dua ini. Maksudnya bendahara  gitu. Hhm, teman-teman selalu mempercayai Dewi dan jadilah sekarang dia bendahara terhebat yang pernah ada :D (agak didramatisir siih). Dewi baik oranya :D tapi kalo ada maunya aja. Wkwkw g ding :) baik dalam segala hal. Dia itu hobi banget ngefesbuk. Entah dalam sehari bisa berapa jam dia habiskan untuk ngefesbuk :P. Dewi terkadang perhatian juga lho. :) aku suka, walau hanya sebatas perhatian kecil tapi bermakna. Makasih yya neng :*

Kemudian kamar selanjutnya ada mbak Hanif dan Novia. Namun, sekarang Novia memilih untuk pulang dan berbakti lebih kepada orang tua. Alhasil, dia sekarang tidak menjadi penghuni TF Putri lagi. Walau begitu, dengan kehadirannya yang sebentar itu, aku banyak belajar dari dia. Semoga tetap istiqomah yya Novia. Jangan sungkan-sungkan untuk selalu dolan:) ke TF. Sekarang mbak Hanif menjadi penghuni tunggal. Mbak Hanif orangnya alim dan for all baik juga. Mbak Hanif merupakan santri TF Putri yang pintar berbahasa arab. Jadi, tidak heran jika dulu pernah memimpim dalam muhadasah TF putri. :) oke deh… good pokoknya. Perlu belajar banyak dari mbaknya.. :)

The next kamar ada mbak Arifah dan Harum. Mbak Arifah ini pemegang keamanan terkeren yang pernah aku jumpai. Orangnya tegas dan super disiplin. Namun, tidak jarang pula kepintarannya dalam hal humor, sering bisa merubah suasana yang awalnya tegang menjadi terminimalisirkan :). Pernah, suatu saat aku melakukan sesuatu kesalahan, mbak Arifah dengan bijaknya menasehati dan memberikan wejangan yang baik agar aku tidak mengulanginya. Apapun yang menjadi perhatian kepada mbak Arifah adalah jika ada sedikit masalah dalam sakan TF Putri ini maka yang cepat bertindak adalah mbaknya :) keren kan??

Cukup untuk mbak Arifah sekarang menuju personel TF Putri selanjutnya yakni Harum Purnamasari (#ehh :P). Harum ini menjadi santriwati kedua yang patut bergelar lembuter akhwat 2013. Tentunya setelah Laras :P. Cara bicaranya yang sedikit berbeda dengan penghuni TF lain patut dihakpatenkan. Ciri khasnya adalahà … “siih…”. Hehe :P. Semuanya pastilah megetahui suara tersebut walau tanpa bertatap muka dengan pemilik suara --> Harum Purnamasari. Harum ini for all juga baik J tapi susah banget kalau disuruh jadi imam -_- hhuuhh. Orang ini sering maen rahasiaan. Wow… lihat leptop dan hapenya saja mesti dipandu dulu… hohoo, apakah gerangan yang disembunyikannya?? :P hehe, hhm, Apa lagi yya? Ow ya, Harum itu close friend nya Laras. Bayangkan, dari SMA sampai sekarang satu kelas dan satu sakan?? Bisa dilihat deh, keakrabannya seperti apa. Mungkin kaya lem dan perangko. Nempeeel terus :D hehe (dilebaykan).

Lanjut ah, personel selanjutnya ada Karisma dan Trima. Hhm, tapi sayang Gren ma (Gelar Trima) sekarang tidak lagi berstatus on dalam TF Putri. Dia sekarang telah menemukan tempat yang menurutnya lebih nyaman dari TF Putri. Sekarang dia stay di salah satu kosan binaan (kosbin) yang tidak begitu jauh dari sakan. Alhasil, gren ma seringlah mampir ke sakan walau hanya sebatas lempar senyum. Haha.. I love you gren ma.. aku ingat saat momen-momen kita tidur bersama (#ehh harusnya disensor yya:P ). Apalagi saat tidur di malam tahun baru 2013 kamarin itu :D.. walau ada pengganggu --> Dewi, tapi tetap nyenyak juga tidur bertiga. Haha… piss neng Dewi :*. Kehadiran gren ma pokoknya memberikan nuansa yang beda deh, hahha (dilebain lho)..

Lanjut --> Karisma. Santriwati tercantik di TF putri. :) Namun tidak hanya cantik fisik, dia juga mengimbangi dengan kecatikan dalamnya. Pinter tilawah dan akademik. Orangnya baik dan sungguh-sungguh banget lho. Laporan-laporan yang super banyak banget itu sering dilahap dalam satu malam. Bisa bayangin g? betapa besar semangatnya dalam menyelesaikan laporan-laporan itu. Patut dicontoh :). Tapi perlu diimbangi gizi yang cukup ya neng, biar tambah bobot. Jadi merasa senasib jika membahas soal bobot. T.T huhuuhu… semangat deh!! :)

For the next kamar, yaitu Mbak Riski dan Mekar. Mekar ini bisa disebut tokoh ”lintang ngaleh. Why?? Because seringnya dia pindah kamar hanya untuk sekedar tidur ataupun belajar. Hehe… jadi entah di mana sekarang status kamar yang tepat untuknya. Di kamar Laraskah? Pipit? Atau dimana? :D… mungkin kondisi kamar yaaangg…. (hhmm, begitulah. Bisa dijawab sendiri :P ) membuatnya suka tidur sak paran-paran. Hehe :P piiss.
Mekar ini paling jago dalam memainkan kata. Pintar dalam bahasa. Yaiyalah.. kuliahnya aja di bahasa. Hehe :P tapi suka banget kalau dibilang anak MIPA. :D mungkin dari keinginan awalnya yang ingin masuk di MIPA tapi belum terwujud. Hhmmm, just slow girl! :) istiqomah aja di bahasa. Aku yakin Mekar ada kemampuan lebih disitu dan bisa menegembangkannya. Kapan-kapan ajari berdebat yaa… hehe :D. for all baik :) oke? :)

Next, mbak Riski. Mbak ini juga santriwati tercantik dalam TF putri ini. Sebelas-dua belas sama Karisma mungkin. Hehe :D. Mbak Riski orangnya baik dan pinter juga :). Tilawahnya mantaap dan juga hafalannya.  Patut jadi imam terus yya mbak.. #ehh. Selain itu lihai juga dalam menyanyikan macapat dan lagu-lagu jawa lain. T O P B G T deeh.. hehe :P.. apa lagi yya? Hhmm, mbak nya kalau sering membersihka kam**nya dijamin tentunya tambah cuntik mbak… eh cantik maksudnya, hehhe (hanya saran sih :D )

Lanjut, kamar favorit penghuni santriwati TF. Siapalagi kalau bukan kamar Farida dan mbak Ari. Sebelumnya dihuni oleh Farida dan Sinta. Tapi karena ada sesuatu hal, Sinta akhirnya memutuskan keluar dari TF Putri. Sinta ini teman penghuni sakan yang hanya sebentar aku bersamanya. Namun tetaplah memberikan kesan yang menuai banyak makna. Hhmm, jadilah sekarang Farida bersoulmate dengan mbak Ari. Sebelumnya, mengapa kamarnya disebut favorit?? Karena merupakan kamar yang paling sering dikunjungi dan ditiduri para santriwati penghuni TF. Letaknya yang strategis mungkin juga menjadi salah satu alasan untuk bertamu selalu ke kamar Farida dan mbak Ari ^^. Hhm, lanjut… mbak Ari ini termasuk santriwati baru TF Putri. Walau begitu, tetap memberikan banyak warna dalam sakan ini. Mbak Ari orangnya baik dan pengertian juga. Semangat juga dalam mengerjakan segala Sesutu. Dan dalam penglihatanku (agak gaya), mbak Ari selalu semangat untuk menambah ilmu agamanya. I like your style mbak.. bakalan jadi contoh buat aku dan semua penghuni TF. :) :)

Selanjutnya ada Farida. Farida ini ketua sakan lhoo.. jadi jangan main-main. Siap Boss! Tak tulis yang baik-baik yya.. hehe. Memang kenyataannya Farida baik kok :) dan pinter juga. Semangatnya juga membara. Tilawahnya joozz… dan hafalannya juga oke.. perlu belajar banyak sama Farida. Hhmm, nasehatnya juga mantaaap. Makasih yya, banyak memberikan solusi padaku :*. Semoga bisa jadi seperti Farida yang istiqomah selalu di jalan Allah. Aamiin.. sukses!!:) dan semoga dapat jodoh seorang dokter yyaa… sebagai ganti mimpi yang belum tercapai. Aamiin:)

Kamar selanjutnya, ada Pipit dan mbak Erni. Perlu semua tahu, Mbak Erni ini menjadi umi di sakan TF putri. Umi dari anak-anak yang perlu dididik dan diberi tauladan baik.Walau begitu, aku tetap mengakui umiku yang ada di rumah. :D… (Piis). Mbak Erni paling jago sendiri sesakan. Pengalamannya banyak banget dan ilmunya itu lho nggak ada yang nyamai. Seringnya keluar negeri membuat sakan menjadi lebih bewarna dengan cerita pengalamannya. Aku suka saat dinasehati mbak Erni. Nasehat tersebut menjadi salah satu motivasi tersendiri untuk memicu diri lebih semangat. Mbak Erni orangnya sabar banget tapi pelupanya itu lho sering membuat soulmatenya kebingungan sendiri (mencari kunci kamar atau barang-barang lain), huhuhuu.. Namun, dibalik itu semua mbak Erni menyimpan semangat yang tinggi untuk berkarya, untuk menciptakan sesuatu yang selalu dikenang orang. Pernah, megutip salah satu ungkapannya, “Selagi masih muda, hasilkanlah karya sebanyak-banyaknya. Jika sudah tua bisa apa?- jangan jadikan aku sebagai seseorang yang hendak dicontoh, tapi lakukanlah lebih dari apa yang aku lakukan!!-” :) mantaaap… jozz deh, semoga cepat lulus dan cepat dapat pasangan hidup geh mbak… :P aammmiiinn

Selanjutnya ibuk Pipit. Akhwat yang sering disebut cantik dan kuat  ini kemayu pake banget. :P. Selalu menciptakan humor yang berbeda dari yag lain. Gaya dan cara berbicaranya itu lho.. Dan untungnya menghibur… kalau g menghibur bakalan di gebukin 1 sakan pastinya :D. Walau gitu, ibuk Pipit jadi ketua lho di TPA nya. Semangatnya tinggi banget dalam menghidupkan TPA di desanya. Saat Sabtu-Ahad pasti pulang untuk menjalakan amanah yang diembannya. Selain itu, dalam  meraih prestasi akademik juga rajin banget belajarnya sampai-sampai sering melupakan hal-hal kecil lain. g usah disebut yya.. :P aku suka saat cerita sama ibuk. Dan harapannya selalu bisa menyimpan semua curhatanku  yya. (:P)

Ibuk yang menjadi teman seprodi di UNS ini sering menjadi tempatku untuk meminta ajarin soal Kimia dan lainnya. For all, tengkyu ya Buk… :* hehe yang penting semangat yya!! Tetap jadi diri sendiri walau orang berkata apa^^.  Ambil yang positif dan buang yang dianggap negatif. Oke?? :)

Lanjut ya… penghuni kamar berikutnya ada Mbak rafika dan Damel. Mbak rafika ini akhwat tagguh sesakan Solo-Raya. Mbak Rafika juga akhwat bolang yang tak kenal menyerah kaya di film -Si Bolang-  itu. :D baik orangnya… dan rada galak siihh, wkwkw (fiksi ding mbak, piiis :D) hhm, mbak Rafika merupakan salah satu bu Ustadzah yang selalu siap jika tak tanyai tentang masalah keagamaan atau yang lainnya. Dengan penjelasan yang cukup baik dan memahamkan membuatku jadi ngerti deh.. makasih ya mbak :), patut diberi gelar ketua kelas kita selamanya deehhh..:) good2… mbak sis…

Kemudian ada Damel. Arek Purbalingga ini khas banget dalam gaya bicaranya. Entah gimana aku juga sulit memberikan contoh saking uniknya hehe.. Damel baik dan pengertian juga. Yang aku suka Damel itu dermawan, suka bagi-bagi walau sedikit. Terus, sabar juga :) maksih sering nemenin aku njemur di atas yya, pas malem2.. hehe :D semoga Damel sukses dunia dan di akhirat yaa… Ssip!! Ammiinnn :)

Penghuni kamar TF yang terakhir dan paling pojok sendiri adalah mbak Fitri dan tentunya aku sendiri :D  hehe.. mbak Fitri orangnya baik dan pengertian juga. Sering juga mengajariku tentang bahasa arab. Aku suka semangat kemandiriannya mbak Fitri yang ingin menghasilkan finansial dari hasil jerih payahnya sendiri. Mbak Fitri sekarang sukses dengan bisnisnya dan semoga tetap langgeng. Sayang, hanya sebatas sedikit cerita yang membersamai kita mbak. Besar harapan sebenarnya mbak Fitri bisa balik ke sakan lagi. Tapi, bagaimana? Aku menghargai keputusan mbak Fitri :).. (waduuuh, jadi melow gini,,, hhehe :P)

Waahhh, cukup panjang lebar kali tinggi ni menceritakan personil se sakan. Izza ucapkan banyak terimakasih buat semuanya. Terimaksih buat mbak Apri yang telah memberikan sebutan “Markonah”, “Markinah”. Terimaksih buat Mekar yang memberikan sebutan “Ijaah”. Makasih buat buk Pipit yang memanggil dengan “Nak..”. Terimakasih juga buat bu Ketua Sakan Farida yang memberikan sebutan padaku “Marfu’ah”.  Walau sebenarnya yang paling bagus sendiri cuma dari Farida T.T. Tapi it’s oke. Semuanya unik :D dan aku merasa itu bagian dari perhatian kalian :) :*

Buat mbak Fitri, mbak Riski, mbak Apri, Mbak  Hanif, mbak Dita, mbak Erni dan mbak Arifah semoga tetap bisa menciptakan cerita baru dihidupku dalam episode selanjutnya walau tidak sesakan lagi. Izza pasti merindukan mbak-mbak :) tetap semangat ya mbak!! Saling mendo’akan yya… :) Izza berharap yang terbaik buat mbak-mbak semuanya… (Y)

Buat Dewi, Laras, Harum, Mekar, Pipit, Farida, mbak Ari, mbak Rafika, Damel, Karisma mari ciptakan cerita hidup episode selanjutnya dengan lebih indah dan tentunya dengan orang-orang penghuni TF Putri yang baru. :) :) :)
Dan bersama kalian aku merasa telah menciptakan keharmonisan keluarga yang sangat indah.. Izza sayang kalian. Semoga selamanya hanya Karena Allah Ta’ala. Izza bersyukur berada dalam kelompok orang yang baik dan sangat baik :)

Izza yakin pesantren TF Putri akan menjadi pesantren terbaik dengan hadirnya kalian :) semoga menjadi sarana pembekal diri ‘tuk mencapai surga Illahi…

Last sentence… :)

“Pesantren Tanwirul Fikr” tidak akan hanya sekadar nama, namun berjuta warna indah terselip di dalamnya.. yang tentunya akan menghiasi umat Islami di dunia :)

Wassalamu’alaikum… :)

Nb: Tulisan ini hanya mewakili sedikit tentang orang-orang special yang menciptakan ukhuwah yang special juga. Menerima kritik dan saran,,, silakan :) :D haha

Semangat Lillah kawan :)
Tegur dan ajari Izza jika banyak salah :)

Lasem, 18 Juli 2013
Read More..